Skip to content

Sejarah IAIN Raden Fatah Palembang

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 7 Tahun 1964 Tanggal 22 Oktober 1964. Acara peresmian pembukaan dilaksanakan pada tanggal 13 November 1964 di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Sumatera Selatan.

Berdirinya IAIN Raden Fatah erat kaitannya dengan keberadaan lembaga-lembaga pendidikan tinggi agama islam yang ada di Sumatera Selatan dan dengan IAIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta serta IAIN Syarif Hidayatullah di Jakarta. IAIN Raden Fatah merupakan gabungan dari lembaga-lembaga pendidikan agama islam yang sudah ada. Pertama, Fakultas Hukum Islam dan Pengetahuan Masyarakat yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Islam Sumatera Selatan (Akte Notaris No. 49 Tanggal 16 Juli 1958). Pada tanggal 25 Mei 1961 fakultas ini ditingkatkan setatusnya menjadi fakultas negeri dengan nama Fakultas Syari’ah IAIN Palembang sebagai cabang iain Sunan Kalijaga dan sejak tanggal 1 Agustus 1963 Fakultas Syari’ah tersebut dialihkan menjadi cabang IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kedua, Fakultas Tarbiyah yang didirikan oleh Yayasan Taqwa Sumatera Selatan. Pada tahun  1963 fakultas ini ditingkatkan setatusnya menjadi fakultas negeri dengan nama Fakultas Tarbiyah IAIN berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 86 Tahun 1964 Tanggal 20 Oktober 1964. ketiga, Fakultas Syari’ah Jambi juga ditingkatkan statusnya menjadi fakultas negeri dengan nama Fakultas Syari’ah IAIN berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 86 Tahun 1964 Tanggal 20 Oktober 1964 sebagai fakultas cabang IAIN Raden Fatah. Keempat, Fakultas Tarbiyah di Tanjung Karang yang dinegerikan menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN sebagai fakultas cabang IAIN Raden Fatah. Kelima, Fakultas Ushuludin yang dinegerikan berinduk ke IAIN Raden Fatah.

Fakultas-fakultas agama swasta tersebut yang ditingkatkan statusnya menjadi fakultas negeri menjadi cikal bakal dan modal bagi berdirinya IAIN Raden Fatah yang pembukaannya diresmikan oleh Menteri Agama, Prof. K.H. Syaifuddin Zuhri, pada tanggal 13 November 1964.

Dalam perkembangan berikutnya, Fakultas Syari’ah di Jambi sebagai fakultas cabang IAIN Raden Fatah, ditingkatkan statusnya menjadi Iain Sultan Thaha Syaifuddin Zuhri pada tanggal 27 Juli 1967. Kemudian pada tanggal 27 Oktober 1968 Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah cabang Tanjung Karang juga ditingkatkan statusnya menjadi IAIN Raden Intan.

Pada tahap berikutnya, diupayakan pula peningkatan status fakultas cabang yang ada , yaitu pada tahun 1968 Fakultas Ushuluddin Lahat dan Fakultas Ushuluddin Palembang menjadi Fakultas Syari’ah di Bengkulu dialihkan statusnya menjadi fakultas negeri yang berinduk ke IAIN Raden Fatah. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah di Lahat diintegrasikan dengan Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Palembang.

Dengan demikian sejak tahun 1975 IAIN Raden Fatah memiliki tiga fakultas di palembang, yaitu Fakultas Syari’ah, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Ushuluddin dan dua fakultas di bengkulu, yaitu Fakultas Ushuluddin di Curup dan Fakultas Syari’ah di kota Bengkulu yang berlangsung sampai dengan tahun 1995. Pada tahun 1995, kelas jauh Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah Palembang jurusan Pendidikan Agama Islam di Bengkulu ditingkatkan statusnya menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah di Bengkulu.

Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan kelembagaan Perguruan Tinggi Agama Islam, maka pada tanggal 30 Juni 1997, Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Curup serta Fakultas Syari’ah dan Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah di kota Bengkulu ditingkatkan statusnya menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), yaitu STAIN Curup dan STAIN Bengkulu, masing-masing dipimpin oleh seorang ketua, dan otomatis memisahkan diri ari IAIN Raden Fatah.

Dalam perkembangan berikutnya IAIN Raden Fatah membuka dua fakultas baru, yaiu Fakultas Adab (Sastra dan Budaya) dan Fakultas Da’wah, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama R.I. No. 103 Tahun 1998 Tanggal 27 Februari 1998. Cikal bakal Fakultas Adab dimulai dari pembukaan penerimaan mahasiswa Prorgam Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Arab dan Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam pada Tahun Akademik 1995/1996 pada Fakultas Tarbiyah. Demikian pula cikal bakal Fakultas Da’wah dimulai dari pembukaan dan penerimaan mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam dan Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam pada Tahun Akademik 1995/1996 pada fakultas ushuluddin.

Sejak berdiri dan diresmikan pada tanggal 13 November 1964 IAIN Raden Fatah telah mengalami beberapa kali pergantian pemimpin. Secara periodik, dari tahun 1964 sampai dengan sekarang, Rektor IAIN Raden Fatah adalah sebagai berikut :

  1. Prof. K.H. Ibrahim Hoesen, LMI, tahun 1964-1965
  2. K.H Ahmad Sajari, tahun 1965-1966
  3. Brigjen. H. Abu Yazid Bustami, tahun 1966-1967
  4. K.H. Zainal ABIDIN Fikri, tahun 1967-1972
  5. H. Isa Sarul, MA, tahun 1972-1975
  6. Brigjen. H. Asnawi Mangku Alam (care taker Rektor) tahun 1975
  7. Prof. H. Zainal Abidin, tahun 1976-1984
  8. Drs. Usman Said, tahun 1984-1994
  9. Prof. Dr. H. Jalaluddin, tahun 1994-1998
  10. Prof. Dr. H. Jalaluddin, tahun 1998-2003
  11. Prof. Dr. H. J. Suyuthi Pulungan, MA, tahun 2003-2007
  12. Prof. Dr. H. Aflatun Muchtar, MA, tahun 2007-sekarang

tulisan pada halaman ini diambil dari buku PEDOMAN AKADEMIK IAIN RADEN FATAH PALEMBANG 2007/2008

Iklan
2 Komentar
  1. amrull permalink

    semoga dalam kepemimpinan rektor2 yg telah memimpi IAIN RF plg mendapatkan imbalan pahala ddri allah ta`ala, amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: